Beranda » Koramil Pandawan Bersihkan Puing Kebakaran

Koramil Pandawan Bersihkan Puing Kebakaran

foto: Personel Koramil 1002-05/Pandawan bersama warga dan relawan bergotong royong membersihkan puing sisa kebakaran di Desa Jaranih, HST.
Share

KPKINDONESIA.ID HULU SUNGAI TENGAH – Kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah kembali ditunjukkan jajaran TNI bersama masyarakat. Koramil 1002-05/Pandawan bersama warga dan relawan melaksanakan gotong royong membersihkan sisa material kebakaran di Desa Jaranih, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Rabu (7/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membantu warga pascakebakaran sekaligus mempercepat penataan kembali lingkungan yang terdampak. Personel Koramil bersama masyarakat dan relawan membersihkan puing bangunan serta mengangkut berbagai material sisa kebakaran yang berserakan di sekitar lokasi.

Danramil 1002-05/Pandawan Kapten Inf M. Fadillah mengatakan, keterlibatan personel TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah.

“Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada warga yang terkena musibah. Kami bersama masyarakat dan relawan bergotong royong membersihkan puing-puing bekas kebakaran agar lingkungan kembali bersih dan aman,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran Babinsa dan personel Koramil di tengah masyarakat tidak sebatas menjalankan tugas pembinaan teritorial, tetapi juga sebagai wujud kesiapsiagaan membantu warga ketika menghadapi kondisi sulit.

“Semangat gotong royong seperti ini harus terus kita jaga. Dengan kebersamaan, pekerjaan yang berat dapat menjadi lebih ringan,” tambahnya.

Gotong royong berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Warga, personel Koramil, dan relawan saling membantu mengangkut sisa material serta membersihkan area yang terdampak kebakaran.

Selain membantu mempercepat proses pembersihan, kegiatan tersebut juga memperkuat kepedulian sosial dan hubungan antara TNI dengan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, lingkungan di sekitar lokasi kebakaran diharapkan dapat segera kembali tertata dan aman, sehingga warga dapat melanjutkan aktivitas sekaligus menjalani proses pemulihan pascakejadian.

(pen1002hst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *