Beranda » Waspada Calo Kredit, BRI Imbau Masyarakat Ajukan Pinjaman Lewat Resmi

Waspada Calo Kredit, BRI Imbau Masyarakat Ajukan Pinjaman Lewat Resmi

Keterangan Foto: BRI mengimbau masyarakat menghindari jasa calo dalam pengurusan pinjaman dan menggunakan kanal resmi BRI untuk memastikan proses kredit aman dan transparan.
Share

KPKINDONESIA.ID BANYUWANGI — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap pihak yang menawarkan jasa pengurusan pinjaman atau kredit dengan imbalan tertentu.

Imbauan tersebut disampaikan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha terhadap akses permodalan. BRI menegaskan bahwa proses pengajuan kredit dapat dilakukan secara langsung melalui layanan resmi perbankan tanpa menggunakan jasa perantara atau calo.

Branch Office Head BRI Banyuwangi Muh. Rosyid Hudaya mengatakan, masyarakat perlu memahami prosedur pengajuan pinjaman agar tidak menjadi korban pungutan liar maupun penipuan.

“BRI selalu berkomitmen memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha khususnya UMKM. Pengajuan pinjaman dapat dilakukan langsung melalui kantor operasional BRI atau saluran digital resmi BRImo,” ujar Rosyid.

Menurutnya, penggunaan jasa calo justru berpotensi menimbulkan biaya tambahan yang tidak resmi. Selain itu, masyarakat juga berisiko menyerahkan data pribadi dan dokumen penting kepada pihak yang tidak memiliki kewenangan.

Modus yang perlu diwaspadai antara lain tawaran pencairan kredit secara cepat tanpa proses yang jelas, janji persetujuan pinjaman dengan mudah, hingga permintaan uang di awal dengan alasan biaya administrasi atau “pelicin”.

BRI menegaskan bahwa setiap pengajuan fasilitas kredit tetap melalui tahapan evaluasi dan analisis sesuai prosedur yang dilakukan petugas bank. Proses tersebut tidak membutuhkan pembayaran kepada pihak ketiga sebagai biaya perantara.

Rosyid juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang mengaku memiliki hubungan dengan pegawai atau pihak internal BRI. Klaim mengenai adanya “orang dalam” tidak menjadi jaminan bahwa pengajuan kredit akan disetujui.

“Kami mengimbau masyarakat melakukan proses pinjaman secara mandiri dan transparan dengan datang ke unit kerja terdekat. Petugas kami siap memberikan panduan mengenai persyaratan kredit sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Masyarakat yang mendapatkan tawaran pengurusan kredit dari pihak luar dan diminta membayar sejumlah uang disarankan menolak serta tidak menyerahkan dokumen pribadi, seperti KTP, KK maupun dokumen penting lainnya.

Informasi mengenai produk pinjaman dan pembiayaan BRI dapat diperoleh melalui kantor BRI terdekat, aplikasi BRImo, serta situs resmi BRI. Masyarakat juga dapat menggunakan kanal komunikasi resmi BRI, termasuk Contact BRI 1500017 dan layanan Asisten Virtual BRI Sabrina melalui WhatsApp 0812-1214-017.

BRI mengajak masyarakat memastikan setiap informasi mengenai kredit berasal dari kanal resmi agar proses pengajuan pembiayaan berlangsung aman, transparan, dan sesuai ketentuan.

Team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *